Kamis, 30 Desember 2010

Lullaby Yang Hilang


Pernahkah membayangkan
Lullaby itu dimainkan
Sungai yang mengalir dalam dirimu
Jemari menari di atas tuts
Melodinya bergaung ke seluruh ruang
Hanya untukmu

Pernahkah bermimpi
Pangeran negeri dongeng
Mengajakmu terbang ke dunia khayal
Meninggalkan tempatmu berpijak
Dunia fana
Tempat mimpi terasa hampa

Pernahkah terfikir
Kanvas kosong
Mengisi langit
Dan langit
Diisi cinta
Yang warnanya melebihi cahaya
Menimbulkan melodi
Yang beralaskan Lullaby

Karna cinta tidak peduli
Tidak juga memilih
Atau lelah menanti
Atau habis terkikis
Bagai karang terkikis ombak
Atau tidak juga karam
Sebagaimana ombak menenggelamkan perahunya

Biarkan cinta lepas
Seperti mana mestinya
Biarkan ia tersenyum
Dan pergi tanpa kata
Jika memang sudah waktunya

Dan saat itu tiba
Kan kau rasa semakin kuat
Dirimu yang baru
Yang diisi dengan melodi
Oleh cinta yang tak kalah khusus
Oleh bintang yang tak kalah terang
Oleh matahari yang tak kalah cemerlang

Walau tak sama seperti dulu
Ya, Pangeran itu sudah berlalu
Kembali ke dunia fana
Bintang yang sama
Tak akan kembali
Tuk yang kedua kali

0 komentar:

Posting Komentar