Selasa, 27 Maret 2012

New

New
People do change. Besides, earth does rotate. Trying to pass the range, or you just.... wait. Til the dawn break. Til you reach the fact. And time, doesn’t give you the second chance. Even when you hear the “Secondhand”. Love and Hate, what you want to love and hate. Do random things, even it means write nothing. Enjoy your vacation, of whlole your new existence.

Kejujuran

KEJUJURAN


Tak pernah kuperhatikan sebelumnya
Seberapa banyak lagi bintang yang tak kulihat
Malam ini
Bahkan ketika awan tak menghalangi indahnya sunyi
Seberapa banyak lagi yang kau sembunyikan?
Sesulit itukah menunjukkan kebenaran,
Walau dalam gelapnya ketenangan
Berapa harga kejujuran yang kau beri,
Hingga aku tak sanggup menguak perih
Memahami bintang, sama sukarnya mengerti hati
Memahami malam, sama sulitnya mengabaikan rindu,
Angin, dan kamu
Barsama hembuskan nafas waktuku

Kamis, 01 Maret 2012

Broken Heart


Tuhan...
Ini ya rasanya patah hati? Sulit bernafas, berusaha senyum, tapi yang muncul hanya sebuah seringai. Nafsu makan hilang, yang kuinginkan hanya menulis, menulis, dan menulis. Menumpahkan segala isi hati.
Tuhan...
Hanya lewat tulisan ini aku bisa berbagi rasa sakit. Perihnya terasa sampai ke ulu hati. Aku tau, ia milikMu selamanya, tapi bisakah ia kupinjam selama sisa hidupku di dunia?
Tuhan...
Beritau aku apa itu arti mencinta. Apakah ketika kita bahagia melihat dia yang kita sayang bahagia bersama orang lain? Betapa sulit mencinta kalau begitu.
Fakta bahwa ia memilih seseorang yang lain dan bukannya aku, hanya sepersekian menyakitkannya dibandingkan kenyataan bahwa ia tidak mempercayai aku sebesar dulu, kenyataan bahwa aku bukan lagi seorang yang akan dia bagikan kebahagiaan bersamanya, bahwa kemisteriusan kata-katanya –yang tidak bisa disebut kejujuran—berhasil membuatku jadi setengah gila, atau fakta bahwa aku –tidak tau sejak kapan—telah jatuh hati padanya. Dan aku tak tau sampai kapan perasaan ini akan bertahan.

Sabtu, 13 Agustus 2011

Puisi (Dirimu)

Kenalkanku pada puisimu
Bawa aku dalam duniamu
Yang kau simpan sendiri
Yang tak kau bagi
Puisi yg menuntun hati
Sajak yg menyentuh diri
Angan, jiwa, asa
Harapan, mimpi, dan raga
Cipta hatimu
Rasa jiwamu
Bagi, hanya padaku.

Suatu Malam di Bulan Juli

Suatu malam di bulan Juli.
Tak banyak berharap, cukup saja.
Hujan yang tak henti-hentinya.
Hapus jejak yang kami buat.
Hapus tawa yg kami senandungkan.
Hingga lewat tengah malam.
Ya, malam di bulan Juli.
Hujan yang semestinya tak kami undang.
Datang..
Dan hilangkan semua hampa kenangan.
Ku ingat malam ini teman.
Malam untuk persahabatan kita.
Yang kuharap kan selamanya.

Hening

Keheningan kita terus bertahan
Tak ada yang memulai
Tak ada yang mengakhiri
Kita dekat, tapi tak menyadari
Aku sadar, kamu pun juga
Putih hitam
Tidaklah jelas
Aku menikmati kesunyian ini
Kamu menghargai kebisuan ini
Andai muncul sebuah kata
Siapa yang memulai?
Apa yang terucap?

Selasa, 26 April 2011

Bulan

Aku ingat
Malam itu
Dingin
Gelap
Dan aku masih mencintainya

Kemudian kau datang
Sebulan pertama
Ku tak tau kau ada
Bulan kedua
Kuharap kita berteman
Bulan ketiga
Kau datang tanpa diundang
Bulan ke empat
Kau buat mimpi itu jadi nyata
Dan aku melupakan dia
Warna dalam duniaku berubah
Aku sadar
Aku telah jatuh cinta
Saat kau bilang telah percaya